PETASAN (Pesona Ta'aruf Santri) sekaligus Pengukuhan Sebagai Keluarga Besar pondok Pesantren Annidhom. Tema “Dengan Belajar Kita Berdaya, melalui Ta’aruf kita Bersaudara". Dengan tema yang sudah disepakati bersama, tema tersebut sudah jelas ada tujuan yang mulia yaitu menjalin persaudaraan.
Petasan Annidhom dilaksanakan selama 2 hari satu malam, tepatnya tanggal 7 – 8 November 2015 di bumi Perkemahan Batu Gantung, yang di kordinatori saudara Jarot Kadarusman sebagai Ketua Pelaksana, Intan Sholihat sebagai Sekertaris beserta jajarannya.
Pendapat ketua Pelaksana, “acara berjalan dengan lancar adapun ada hambatan, namun tidak mengurangi keinginan untuk memberikan kesan yang baik dan sebaik – baiknya acara kepada para peserta dan harapannya, sebagaimana yang telah tertulis maupun tersirat dalam tema yang telah di sepakati pada acara petasan”. Tuturnya.
Pesan dan kesan dari perwakilan panitia oleh Jalaludin Akhmad “begitu sangat luar biasa dalam menjalin silaturahim dapat memberikan kita cerita, terutama yang suka beradventure, terutama bagi saya, membuat kita sulit rasanya kita untuk berpisah”.
Mari kita bercerita tentang PETASAN ANNIDHOM, segala perlengkapan yang sudah di persiapkan oleh pihak panitia dan peserta sudah begitu matang, dan akhirnya tiba pada watku hari H, tepat pukul 09 : 00 Wib kami sudah siap pada pemberangkatan, kami semua berangkat menggunakan mobil truk, di perjalanan saja sudah sangat berkesan dan menyenangkan, apalagi menggunakan mobil truk dengan jumlah muatan santri yang banyak, perlengkapan pribadi dan perlengkapan perkemahan, seperti tenda – tenda, wajan, kompor gas dan lain sebagainya yang begitu lumayan membutuhkan perjuangan yang luar biasa untuk membawanya.
Ketika di perjalanan dengan medan jalan yang naik turun membuat kami terseok – seok, disitulah sensasinya apalagi santri – santri dan ustadz – ustadz muda dan yang berjiwa muda bersama – sama meramaikan perjalanan. Kami sampai ditempat perkemahan pukul 10 : 00 WIB, langsung menurunkan barang – barang dan para peserta di kordinir oleh mentornya masing – masing untuk diberikan pengarahan dan langsung mendirikan tenda – tenda, makan siang, dan Pembukaan Acara, seusai tenda berhasil didirikan, makan siang dan Pembukaan, tanpa di sangka hujanpun turun sekitar 1 sampai 2 jam, namun hujan tidak mengahalangi kepada rencana awal yaitu game, akhirnya para panita bergegas dan penuh semangat menginstruksikan para peserta untuk bermain game, karena melihat hujan mulai reda, dan para pesertapun dengan penuh antusias sembari menyanyikan yel – yel yang telah dipersiapkan kelompoknya masing – masing mengikuti intruksi dari panitia, dan acara game selain diikuti para peserta dan diikuti juga para ustadz muda yang biasa di panggil kang Ari , kang Aqil dan Dkk.
Adapun acara game yang dimainkan diantaranya : Bola air, membawa klereng dengan sendok, pesan berantai, dan halang rintang. Acara berjalan lancar dan penuh keceriaan, tak terasa hari sudah sore dan akhirnya para peserta Isoma hingga waktu magrib dan dilanjut pemberian materi tentang pengenalan Ponpes Annidhom oleh Ustadz Irfan sampai waktu Isya, seusai materi para peserta langsung melaksankan shalat Isya, dan berlanjut pergi ke lapangan perkemahan untuk melaksanakan acara pentas seni, adapun acara pentas seni diisi oleh masing – masing tim sesuai dengan keterampilnya masing – masing seperti drama, puisi, musik dan lain sebagainya dan diisi acara Cerdas Cermat santri untuk melatih keterampilan berpikir santri, yang dipandu seksi acara oleh Syamsul Munir Dkk.
Acarapun berjalan dengan lancar dan penuh kecerian dan tak lupa kamipun sudah mempersiapkan api unggun untuk melengakapi kehangatan acara malam petasan Annidom, acara malam Pensi Petasan Annidhom berjalan hingga larut malam sampai pukul 00 : 00 Wib dan akhirnya kamipun beristirahat.
Keesokan harinya atau hari kedua Petasan Annidhom para peserta bangun pagi untuk melaksanakan salat subuh dan berlanjut ke senam pagi yang di pimpin oleh saudara Jalal Akhmad Dkk, kemudian para peserta sarapan pagi dan melanjutkan ke game yang Terakhir yaitu halang lintang di sungai yang airnya begitu bening dan meyegarkan yang membuat para peserta tidak bersabar untuk berenang.
Akhir kegiatan Petasan Annidhom yaitu Pengumuman para juara di game, ta’aruf dan Sarasehan bersama Pengasuh Ponpes Annidhom beserta keluarga. Terima Kasih Sekian dari saya, mohon maaf atas segala kehilafan dan kealfaan.
Cerita ini ditulis oleh saudara Danar Razaq (Santri An-Nidhom tahun 2015).
Bagi Rekan Santri Annidhom yang ingin mengirimkan ceritamenarik seputar PETASAN 2016 kemarin atau cerita menarik lainnya. Bisa kirimkan ke Pengurus Putra maupun Putri. Insya Allah, akan kami posting di sini. Ditunggu!
0 comments:
Post a Comment