Jl. Sekar Kemuning No. 46 RT. 04 RW. 03 Kelurahan Karyamulya Kecamatan Kesambi Kota Cirebon 45135.

Profil Pondok Pendaftaran

Ayo Mondok disini!

Fasilitas

Mushola, Asrama Putra dan Putri, Ruang belajar, Madrasah, Kantin Pondok, Kantor, MCK bersih, Angkot An-Nidhom, dll.

Selengkapnya

Tata Tertib

Selalu mentaati syariat Islam; Menjaga nama baik pondok pesantren; dan Taat kepada kyai serta hormat kepada ustadz.

Selengkapnya

Kitab Kuning

Aqidatul Awam; Al-Jurumiyah; Amrithi; Alfiyah; Amshilati Tasrifiyah; Kifayatul Ahyar; Fathul Qarib; Bulughul Maram, dll.

Selengkapnya

Pendaftaran

Pendaftaran dibuka di Sekretariat Pondok Pesantren Annidhom atau bisa langsung Sowan/Silaturahmi ke Pengasuh/Kyai.

Selengkapnya

Karya Santri

Showing posts with label Galeri. Show all posts
Showing posts with label Galeri. Show all posts

Thursday, March 9, 2017

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017
Penyerahan Sorban oleh pak yai kepada ketua pondok sebagai simbolis kelegalisasian kepengurusan

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017
Pembacaan Ikrar

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017
Sambutan  Pengasuh Oleh KH.Ja'far Shodiq

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017
Lantunan Solawat Oleh Kang Agus

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017

Pelantikan Pengurus Ponpes An-nidhom Periode 2017
Manyunnya itu looh :D

Sunday, December 25, 2016

Lomba Ajeng Dimas Putra Ponpes An-Nidhom 2016

Lomba Ajeng Dimas Putra Ponpes An-Nidhom


Lomba Ajeng Dimas Putri Ponpes An-Nidhom 2016

Peserta Lomba Ajeng Dimas Putri Ponpes An-Nidhom 2016

Lomba Cerdas Cermat dalam Menyambut Hari Santri Nasional 2016

Lomba Cerdas Cermat dalam Menyambut Hari Santri Nasional 2016
Suasana Lomba Cerdas Cermat Santri Ponpes An-Nidhom
Hari Santri Nasional sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Keppres nomor 22 tahun 2015. Penetapan Hari Santri Nasional tanggal 22 oktober ini disambut baik oleh Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), PBNU menilai bahwa pemerintah sudah mengakui bahwa santri berperan besar dalam pergerakan perjuangan Indonesia untuk mencapai kemerdekaan.

Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat

Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat

Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat

Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat

Lomba Baca Kitab Kuning Ponpes An-Nidhom

Lomba Baca Kitab Kuning Ponpes An-Nidhom
Lomba Baca Kitab Kuning Ponpes An-Nidhom
Istilah kitab kuning sudah tidak asing lagi bagi para santri dan kiai yang pernah mengeyam pendidikan di pesantren terutama pesantren yang ada nilai kesalafannya(Salafiyah pesantren, bukan salafy wahabi). Kitab tersebut sudah diajarkan sejak zaman dahulu oleh pendiri-pendiri Islam di Indonesia bahkan sebelum Islam masuk Indonesia. Kitab kuning adalah sebuah istilah yang disematkan kepada kitab-kitab yang berbahasa Arab yang berhaluan Ahlu Sunnah Waljamaah, yang biasa digunakan oleh beberapa pesantren atau madrasah Diniyah sebagai bahan pelajaran. dan kitab ini bukan dikarang oleh sembarang orang, namun karya Para Ulama Salafus Shalih yang sangat ahli dalam menggali hukum dalam Al-Qur'an dan Hadits.

Dinamakan kitab kuning karena kertasnya berwarna kuning. Sebenarnya warna kuning itu hanya suatu kebetulan saja, lantaran zaman dahulu barang kali belum ada jenis kertas seperti zaman sekarang yang putih warnanya. Mungkin di masa lalu yang tersedia memang itu saja. Juga dicetak dengan alat cetak sederhana, dengan tata letak dan lay-out yang monoton, kaku dan cenderung kurang nyaman dibaca. Bahkan kitab-kitab itu seringkali tidak dijilid, melainkan hanya dilipat saja dan diberi cover dengan kertas yang lebih tebal (kurasan).

Gambar 1: Peserta lomba baca kitab

Gambar 1: Peserta lomba baca kitab

Gambar 1: Peserta lomba baca kitab

Gambar 1: Peserta lomba baca kitab

Gambar 1: Peserta lomba baca kitab

Bakti Ponpes Annidhom kepada Masyarakat

Bakti Ponpes An-Nidhom kepada Masyarakat

Rasulullah SAW bersabda:
Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.

Pada ilalang gersang tandus berdebu
Hatiku gemetar mendengar jeritanmu
Ratapan seorang anak yatim piatu
Yang tidak berbapak dan tak beribu

Tabah dan sabarlah menjalani kehidupanmu
Hanya sepapar doa yang ingin aku sampaikan
Sebagai rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan
Yang di anjurakan oleh Allah dan Rasulnya
Seperti yang tersirat dalam alqur’an

Gambar 1: Bareng-bareng sama anak yatim

Gambar 2: Bareng-bareng sama anak yatim

Suasana Pembacaan Barzanji pada Acara Maulid Nabi Saw Ponpes An-Nidhom

Suasana Pembacaan Barzanji pada Acara Maulid Nabi Saw Ponpes An-Nidhom

Dalam Madarirushu’ud Syarhul Barzanji dikisahkan, Rasulullah SAW bersabda: "Siapa menghormati hari lahirku, tentu aku berikan syafa'at kepadanya di Hari Kiamat." Sahabat Umar bin Khattab secara bersemangat mengatakan:
Siapa yang menghormati hari lahir rasulullah sama artinya dengan menghidupkan Islam!
Gambar 1: Pembacaan Maulid Barzanji

Gambar 2: Suasana Jama'ah Maulid

Kini peringatan Maulid Nabi sangat lekat dengan kehidupan warga Nahdlatul Ulama (NU). Hari Senin tanggal 12 Rabi'ul Awal (Mulud), sudah dihapal luar kepala oleh anak-anak NU. Acara yang disuguhkan dalam peringatan hari kelahiran Nabi ini amat variatif, dan kadang diselenggarakan sampai hari-hari bulan berikutnya, bulan Rabius Tsany (Bakdo Mulud). Ada yang hanya mengirimkan masakan-masakan spesial untuk dikirimkan ke beberapa tetangga kanan dan kiri, ada yang menyelenggarakan upacara sederhana di rumah masing-masing, ada yang agak besar seperti yang diselenggarakan di mushala dan masjid-masjid, bahkan ada juga yang menyelenggarakan secara besar-besaran, dihadiri puluhan ribu umat Islam.

Prosesi Lengser dalam Peringatan Maulid Nabi Saw Ponpes An-Nidhom

Prosesi Lengser dalam Peringatan Maulid Nabi Saw Ponpes An-Nidhom

Aksi Lengser yang kerap mengundang tawa upacara adat "mapag panganten" (sambut pengantin). Kesenian semacam ini biasanya tak hanya ada dalam pesta pernikahan saja,namun kerap juga ditampilkan dalam menyambut kedatangan para pejabat atau tamu negara.

Upacara mapag panganten kaya dengan berbagai atraksi seni, dan melibatkan banyak seniman. Ada aneka tarian, seni karawitan, bodoran (komedi), pelajaran tentang kehidupan yang ditunjukkan simbol-simbol kesenian, dan lain-lain. Kesenian ini melibatkan sejumlah pemain gamelan, penari, pembawa umbul-umbul, dan Ki Lengser (sering disebut "lengser" saja).

Gambar 1: Prosesi Lengser PP. Annidhom

Gambar 2: Prosesi Lengser PP. Annidhom
SHARE IDEMU!
Jadilah santri-santri yang kreatif!
KIRIM DISINI!
Form kirim tulisan [Disini]
5 Tulisan
Santri akan mendapat pulsa 10k

Bersama Kami

KH. Jafar Shodiq
Pengasuh Ponpes Annidhom
Ust. A. Nidhomudin Najib
Pimpinan Ponpes Annidhom
Ust. Khumaidullah Irfan
Sekretaris Ponpes Annidhom
Muhammad Ilham
Ketua Ponpes Annidhom
Deden Jalaludin A
Santri Putra
Hilman Bustomy
Santri Putra
Indah Permata
Santri Putri
Siti Alifah
Santri Putri

Annidhom Map

Contact

Ponpes Annidhom

Pondok Pesantren Annidhom didirikan dan diasuh oleh al-Mukarom KH. Ja’far Shodiq, beliau adalah Tokoh Kyai/Mubaligh Kondang se-Wilayah III Cirebon, sekaligus sosok ulama/guru yang sabar, komitmen dan penuh tanggungjawab.

Alamat:

Jl. Sekar Kemuning RT.04 RW.03 Karyamulya Kesambi Cirebon 45131.