Showing posts with label Galeri. Show all posts
Showing posts with label Galeri. Show all posts
Thursday, March 9, 2017
Sunday, December 25, 2016
![]() |
| Suasana Lomba Cerdas Cermat Santri Ponpes An-Nidhom |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba cerdas cermat |
![]() |
| Lomba Baca Kitab Kuning Ponpes An-Nidhom |
Dinamakan kitab kuning karena kertasnya berwarna kuning. Sebenarnya warna kuning itu hanya suatu kebetulan saja, lantaran zaman dahulu barang kali belum ada jenis kertas seperti zaman sekarang yang putih warnanya. Mungkin di masa lalu yang tersedia memang itu saja. Juga dicetak dengan alat cetak sederhana, dengan tata letak dan lay-out yang monoton, kaku dan cenderung kurang nyaman dibaca. Bahkan kitab-kitab itu seringkali tidak dijilid, melainkan hanya dilipat saja dan diberi cover dengan kertas yang lebih tebal (kurasan).
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba baca kitab |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba baca kitab |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba baca kitab |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba baca kitab |
![]() |
| Gambar 1: Peserta lomba baca kitab |
Rasulullah SAW bersabda:
Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.
Pada ilalang gersang tandus berdebu
Hatiku gemetar mendengar jeritanmu
Ratapan seorang anak yatim piatu
Yang tidak berbapak dan tak beribu
Tabah dan sabarlah menjalani kehidupanmu
Hanya sepapar doa yang ingin aku sampaikan
Sebagai rasa kemanusiaan dan kesolidaritasan
Yang di anjurakan oleh Allah dan Rasulnya
Seperti yang tersirat dalam alqur’an
![]() |
| Gambar 1: Bareng-bareng sama anak yatim |
![]() |
| Gambar 2: Bareng-bareng sama anak yatim |
Dalam Madarirushu’ud Syarhul Barzanji dikisahkan, Rasulullah SAW bersabda: "Siapa menghormati hari lahirku, tentu aku berikan syafa'at kepadanya di Hari Kiamat." Sahabat Umar bin Khattab secara bersemangat mengatakan:
Siapa yang menghormati hari lahir rasulullah sama artinya dengan menghidupkan Islam!
![]() |
| Gambar 1: Pembacaan Maulid Barzanji |
![]() |
| Gambar 2: Suasana Jama'ah Maulid |
Kini peringatan Maulid Nabi sangat lekat dengan kehidupan warga Nahdlatul Ulama (NU). Hari Senin tanggal 12 Rabi'ul Awal (Mulud), sudah dihapal luar kepala oleh anak-anak NU. Acara yang disuguhkan dalam peringatan hari kelahiran Nabi ini amat variatif, dan kadang diselenggarakan sampai hari-hari bulan berikutnya, bulan Rabius Tsany (Bakdo Mulud). Ada yang hanya mengirimkan masakan-masakan spesial untuk dikirimkan ke beberapa tetangga kanan dan kiri, ada yang menyelenggarakan upacara sederhana di rumah masing-masing, ada yang agak besar seperti yang diselenggarakan di mushala dan masjid-masjid, bahkan ada juga yang menyelenggarakan secara besar-besaran, dihadiri puluhan ribu umat Islam.
Aksi Lengser yang kerap mengundang tawa upacara adat "mapag panganten" (sambut pengantin). Kesenian semacam ini biasanya tak hanya ada dalam pesta pernikahan saja,namun kerap juga ditampilkan dalam menyambut kedatangan para pejabat atau tamu negara.
Upacara mapag panganten kaya dengan berbagai atraksi seni, dan melibatkan banyak seniman. Ada aneka tarian, seni karawitan, bodoran (komedi), pelajaran tentang kehidupan yang ditunjukkan simbol-simbol kesenian, dan lain-lain. Kesenian ini melibatkan sejumlah pemain gamelan, penari, pembawa umbul-umbul, dan Ki Lengser (sering disebut "lengser" saja).


































